Skip to content

JPKM DI TOBASA

29 Mei, 2007

Inovasi Baru Pembiayaan
Kesehatan Masyarakat

Dr Sabam Simatupang

Hingga sekarang model pembangunan pasca Orde Baru, belum banyak berubah. Isu pemberdayaan masyarakat masih sekedar hiasan kata yang kenyataannya tak kunjung tiba. Tapi kali ini ada sesuatu yang berbeda dan menarik untuk diperhatikan di Kabupaten Toba Samosir.

Pada bulan April tahun 2006 yang baru lalu Pemerintah Kabupaten Toba Samosir telah meluncurkan program baru yang akan semakin meningkatkan akses masyarakat kepda pelayanan kesehatan yaitu Program Asurasi Kesehatan untuk Masyarakat Umum disebut dengan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM) Askes Husada Paripurna TOBAMAS.

Prinsip Asuransi Kesehatan ini adalah kegotongroyongan, dan dibiayai bersama oleh masyarakat bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir. Dengan demikian pada suatu saatnya yaitu tahun 2010 nanti seluruh masyarakat (120.000 jiwa) akan masuk dan terdaftar dalam program Asuransi Kesehatan JPKM Tobamas ini, di luar jumlah masyarakat yang telah terlebih dahulu terdaftar sebagai peserta Program Askes Miskin (30.000 jiwa) dan Askes Sosial/PNS (15.000 jiwa).

Dio Toba Samoisir pada Nopember 2006 sudah 18.000 peserta telah terdaftar sejak ditandatanganinya Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Toba Samosir dan PT ASKES Indonesia Sumatera Utara yang ditunjuk sebagai Badan Pelaksana (Pengelola Dana Premi) pada tanggal 16 Maret 2006.

Program JPKM sebenarnya bukan hal yang baru, akan tetapi model yang sedang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Toba Samosir sebagai penanggungjawab Program adalah model yang terbaru dan di Indonesia model ini merupakan yang pertama sekali dan program ini merupakan upaya menerjemahkan Visi/Misi Bupati/Wakil Bupati Toba Samosir yang menjadikan Bidang Kesehatan sebagai salah satu Pilar Pembagunan.

Pemerintah Kabupaten Toba Samosir telah mengganggarkan dana sejumlah Rp. 1.080.000.000,- di dalam APBD Tobasa tahun 2006, sebagai Bantuan Subsidi sebagian Premi Asuransi Kesehatan JPKM yang besarnya adalah Rp. 72.000,- Diharapkan tahun 2007 akan mendaftar sebanyak 30.000 peserta.

Jadi setiap anggota masyarakat baik yang muda dan tua bahkan yang baru lahir bila masuk mendaftar menjadi peserta JPKM Tobamas hanya akan membayar kekurangan premi sejumlah Rp. 36.000 per jiwa dan kepesertaan berlaku untuk satu tahun berjalan dan setelah itu dapat diperpanjang.

Dengan kata lain sebenarnya hanya seratus rupiah (cepek) sehari, maka pelayanan kesehatan dapat diakses dan dinikmati secara gratis mulai dari Bidan di Polindes, Puskesmas Pembantu, Puskesmas, Puskesmas Tempat Tidur dan RSUD milik Pemerintah Kabupaten Tobasa dengan rujukan tertinggi ke RSUD Pematang Siantar (RS Tipe B).

Masyarakat yang bukan penduduk Toba Samosir seperti di Kota Parapat (Simalungun) dan Siborong-borong (Tap. Utara) banyak yang berminat untuk menjadi peserta JPKM Askes Tobamas ini. Akan diberi kesempatan kepada masyrakat di luar Tobasa mungkin tahun 2007 tetapi harus membayar premi penuh sebesar Rp. 72.000,- untuk kepesertaan selama satu tahun.

Pihak Dinas Kesehatan telah melakukan sosialisasi secara berkesinambungan sejak dimulainya program ini yakni di kecamatan-kecamatan, kalangan swasta , ibu-ibu PKK/Darma Wanita hingga abang-abang beca dan siaran pers di media cetak dan elektronik setempat. “Sosialisasi terbaik adalah berita dari mulut ke mulut, apabila masyrakat peserta Askes JPKM Tobamas memang mendapat pelayanan yang baik dan wajar ketika menggunakan haknya berobat di sarana pelayanan kesehatan seperti yang dijanjikan.

Para perantau asal Toba Samosir dapat mendukung program ini dengan cara mendorong dan membantu para sanak saudara yang ada di Bona Pasogit agar mendaftar menjadi peserta JPKM Askes Tobamas karena biasanya hampir setiap periode para perantau selalu datang berkunjung ke kampung halamannya dan membagi-bagikan uang. Apa salahnya kalau uang yang tadinya mau dibagikan itu dijadikan sebagai bantuan pembayaran/pembelian premi JPKM /Asuransi Kesehatan Tobamas?.

Kantor Dinas Kesehatan Toba Samosir membuka komunikasi 24 jam pada nomor Hp. 081 2626 3731, 0813 6150 5652 dan 0632-322062 (pada jam kerja) bagi masyarakat/pihak yang ingin memperoleh informasi tentang Program ini sekaligus dapat menyampaikan pengaduan tentang masalah-masalah pelayanan yang dihadapi.

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: