Posted on 11 Februari, 2008 by pamita
Monang Naipospos
Dari data Sensus Pertanian 1983-1993, setiap tahun lahan pertanian yang dikonversi di Indonesia mencapai 40.000 hektar. Kalau setiap hektar biasanya menghasilkan 5 ton gabah, maka pada tahun 1993 kita sudah kehilangan produksi sebesar 2 juta ton. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa luas lahan pertanian yang dikonversi kira-kira dua kali lipat dari yang terjadi satu dasawarsa [...]
DIarsipkan di bawah: Lingkungan, Opini | 2 Komentar »
Posted on 6 Februari, 2008 by pamita
Dokumen ini dipublikasi di majalah “Crónica de los Tiempos” April 2002.
(Translation in free bahasa: Yuliana Suliyanti, Aug 2007)
DIarsipkan di bawah: Lingkungan | 41 Komentar »
Posted on 6 Februari, 2008 by pamita
Imran Napitupulu [Pertahankan Keutuhan Ekosistem]
Salah satu upaya umat manusia untuk mengurangi Efek Rumah Kaca, adalah dengan memperbesar penyerapan emisi karbon. Yakni, dengan memperbanyak pohon dan tanam-tanaman. Ekosistem hutan harus dipertahankan.
DIarsipkan di bawah: Jurnal, Lingkungan | 2 Komentar »
Posted on 13 Mei, 2007 by pamita
Ir. Victor Silalahi
Kasus penyakit masyarakat di Porsea sempat berbuntut panjang. Ratusan masyarakat Porsea berunjuk rasa ke kantor DPRD Tobasa (6-4-2006) menuntut tutup PT. TPL. Mereka menganggap biang keladi penyebab penyemaran sumber penyakit msyarakat adalah dari perusahaan tersebut. Awal dari penolakan masyarakat itu ada kaitannya dengan temuan LBH Kesehatan menyatakan 13 orang warga Porsea terinfeksi zat [...]
DIarsipkan di bawah: Jurnal, Lingkungan | 3 Komentar »
Posted on 17 April, 2007 by pamita
Danau Toba yang indah dan permai, “mambahen malungun saluhut nasa bangso” demikian syair dan lagu Nahum Situmorang merupakan pemujaan atas keindahan danau yang mengelilingi Pulau Samosir ini. Memiliki udara yang sejuk yang berpengaruh kondusif terhadap pertanian Padi, Palawija dan Peternakan di daratan sekitarnya
DIarsipkan di bawah: Lingkungan, Opini | 14 Komentar »
Posted on 3 April, 2007 by pamita
Dermaga kota Balige hampir tidak bisa digunakan kapal yang berlabuh. Pengusaha kapal perairan Danau Toba mengeluhkan bentuk konstruksi ini yang lebih efektif menyimpan limbah. Akhirnya lebih banyak dimanfaatkan sarana cuci kain, sepeda motor dan mobil.
DIarsipkan di bawah: Lingkungan, Photo | 2 Komentar »