Skip to content

APA ADA KANDUNGAN BERBAHAYA DI DANAU TOBA?

13 Mei, 2007

Ir. Victor Silalahi

Kasus penyakit masyarakat di Porsea sempat berbuntut panjang. Ratusan masyarakat Porsea berunjuk rasa ke kantor DPRD Tobasa (6-4-2006) menuntut tutup PT. TPL. Mereka menganggap biang keladi penyebab penyemaran sumber penyakit msyarakat adalah dari perusahaan tersebut. Awal dari penolakan masyarakat itu ada kaitannya dengan temuan LBH Kesehatan menyatakan 13 orang warga Porsea terinfeksi zat berbahaya. Menurut laporan LBH Kesehatan itu, mereka telah diperiksa di 3 Rumah Sakit di Medan dan di Jakarta.

Pro-kontra atas temuan itu pun bermunculan. Sebagian tokoh masyarakat menuding temuan itu sebagai kebohongan publik yang dapat memancing situasi Kamtibnas di Porsea menjadi tidak kondusif.

Temuan LBH Kesehatan adalah hal yang baik untuk direspon dan ditelusuri, asalkan jangan terus menuding langsung penyababnya dari perusahaan tertentu. Sebaiknya LBH Kesehatan tidak hanya mengambil sample di Porsea saja, dan secara acak harus melakukan di Kecamatan lain dan Kabupaten lain. Berdasarkan itu mereka dapat mengevaluasi sumber penyakit itu yang sebenarnya.

Banyak penyebab gatal-gatal, seperti air Danau Toba yang saat ini tercemar dan dapat menimbulan gatal – gatal. Ada indikasi penyebabnya karena limbah pakan ikan dari salah satu perusahaan di Danau Toba.

Kepada LBH Kesehatan, dan kepada siapa saja yang peduli kesehatan masyarakat dan pelestarian perairan Danau Toba diharapkan mau melakukan pemeriksaan kandungan air Danau Toba apakah ada kemungkinan mengakibatkan penurunan derajat kesehatan masyarakat.

Besar dugaan, air Danau Toba sudah mengandung logam berat yang berbahaya, namun karena tidak memiliki kompetensi melakukan penelusuran, hanya diharapkan mereka yang berkompoten untuk itu melakukan penelitian dan mensosialisasikan kepada masyarakat. Jangan sampai hal yang sama seperti tudingan langusung ke PT. TPL ini terjadi kepada perusahaan perikanan di Danau Toba.

Diharapkan agar semua perusahaan yang rentan menimbulkan pencemaran lingkungan seperti air tanah dan udara tetap melakukan pemantauan agar tidak menimbulkan permasalahan kesehatan masyarakat. Dalam hal ini para perusahaan tersebut harus diberikan hak menjawab sesuai dengan pemantauannya, namun harus diterima hasil pantauan masyarakat atau LSM yang lengkap dengan bukti sesuai dengan prosedur penelitian yang terpercaya.

LSM adalah mitra masyarakat dan pemerintah, untuk itu jangan terus apriori atas temuan mereka. Temuan itu disampaikan kepada pihak yang berkompoten untuk dapat menyimpulkan penyebabnya. Diharapkan kearifan semua pihak untuk menemukan kebenaran. Masyarakat tidak dapat lagi dibohongi, informasi kebenaran yang selama ini sering ditutupi dengan alasan memberikan iklim kondusif bagi investor harus dibuat lebih lebar, agar masyarakat memaklumi.

About these ads
3 Komentar leave one →
  1. BatakNews permalink
    14 Mei, 2007 12:47 am

    mau nanya, penulis pak victor silalahi, apakah anggota dprd samosir?
    kalau kusarankan sih sama pak viktor, tak usahlah direspon lagi temuan lbh kesehatan itu. bukan apa-apa, aku tak bermaksud membela pt tpl; sebab dari dulu pun aku kritis menulis kasus-kasus tpl.
    alasanku begini. aku adalah satu-satunya wartawan di tobasa yang gencar menulis temuan lbh kesehatan itu dulu. bisa anda tanya kepada pengelola pamita online ini. tapi apa yang terjadi kemudian? tak ada lagi kabar dari lbh kesehatan. terakhir terkabar mereka menggugat pemerintah dan pihak tpl. tapi kini tak ada lagi berita maupun komentar-komentar keras lbh kesehatan di media mengenai kasus itu.
    ada apakah gerangan? kupikir kita semua bisa menduganya.
    jadi sudahlah, capek kita ngurusin atau membela lsm kayak lbh kesehatan itu. gimana menurut pamita online? betul nggak? mauliate. horas.
    *** Benar, mantan, setidaknya keresahan bung victor tentang pencemaran danau toba perlu direspon, soal siapa lsm atau pemerintah perlu memkirkan keselamatan danau indah itu. Namun kita tunggu juga respon bung victor.
    http://www.blogberita.com

  2. MR. PUSINK"SSSS permalink
    30 Mei, 2007 3:32 am

    Kalau tanggapan saya dalam hal ini bukan hanya logam berat lagi yang ada di Danau Toba, sudah sangat banyak Racun yang mencemarinya berasal dari limbah-limbah pakan ikan orang-orang kaya itu dan dari TPL sendiri, soalnya sebelum ada TPL dan pemeliharaan ikan di Danau ini tidak pernah ada penyakit yang timbul, jadi sebenarnya sudah sangat….sangat ….sangat jelas kalau penyebabnya adalah industri tersebut.Dari kampungku juga ada yang kena gatal-gatal itu paman, jarak kampungku dengan TPL 8-9 km lah.
    saya kurang setuju Tulang Viktor menyatakan kita tidak memiliki kompetensi untuk menyelidiki, untuk apa dan kemana Ir3X lingkungan hidup kita dan Pakar-pakar lainnya ????????, hanya saja mereka juga sama dengan lsm dan lbh seperti tanggapan di atas “DANG BOI HAPOSAN”. Sementara Bupati berapa orang sekarang, yang dulu hanya 1 orang, Bupatinya sendiri juga dang boi haposan.
    Saya kadang-kadang berpikir TPL inilah yang akan memusnahkan Bangsa Batak khususnya di sekitar Porsea, dengan alasan kenapa industri di tempat lain bahkan lebih besar dari TPL limbahnya bisa di atasi ??????????????????

  3. Syawal permalink
    12 Mei, 2008 6:42 am

    Cobalah bermitra atau bekerja sama dgn lembaga penelitian yg lebih independen agar kajian2 yg ada lebih akurat dan adil. Aku kelahiran Medan & sudah lama merantau. Saat ini aku bekerja di sebuah lembaga Penelitian yg berkaitan dengan perairan darat (sungai & danau) & ingin sekali “kembali” ke kampung halaman. Kalau rekan2/ Bapak2 di medan bisa & ingin bermitra dlm penelitian di Danau ini, silakan kontak aku di syawalms@yahoo.com. Atau di :
    Puslit Limnologi-LIPI
    Jl. Raya Jakarta Bogor KM 46
    Cibinong-Bogor- Jawa Barat
    Fax : 021-8757076/ HP : 0818104084

    Salam,
    Syawal

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: